Malaikat Iblis Indonesia Summon Summoner

Solomon, Salomo, Sulaiman, Summon, Cara Menjadi Summon, Malaikat, Iblis, Angelogy, Demonlogy, Shaman, Kesurupan, Kerasukan

Wednesday, December 26, 2012

Testament Of Lucifer Bagian 7 (finish)

Bagian Ketujuh (Terakhir)

luciferia7Aku, Lucifer, dalam tempat persembunyianku merindukan Allah. Sudah begitu lama aku tidak bertemu denganNya. Aku tak dapat lagi mencapai surga. Malaikat-malaikat YHWH telah melakukan penjagaan dengan ketat. Aku mencoba untuk bisa menemui Gabriel kembali. Kepada dialah satu-satunya harapanku.

Ketika aku mendengar kabar bahwa Gabriel sedang berada di bumi untuk menjumpai Yesaya. Sebelum bertemu dengan Yesaya, aku berhasil mencegatnya. Kemudian kuajak dia untuk pergi ke tempat persembunyianku dan aku mulai menceritakan segala duduk perkara yang selama ini tersimpan dalam hatiku.

Kata Gabriel kepadaku: "Apa yang kau risaukan, hai Lucifer?"

Jawabku: "Tidakkah engkau melihat kesewenang-wenangan YHWH? Dia telah mengobarkan permusuhan di antara manusia dan membuat segala macam peraturan yang menguntungkan dirinya."

Gabriel berkata: "Apa alasanmu mengatakan demikian? Bukankah dia adalah Allah Yang Maha Tinggi?"

Aku terkejut bukan main dan berteriak: "Apa katamu? Dia adalah Allah Yang Maha Tinggi? Omong kosong itu!"

Gabriel menjawab dengan sabar: "Setelah kepergianmu dari Surga, sebenarnya Allah kita telah mengubah dirinya menjadi YHWH dan menggantikan kedudukanmu serta menempatkan aku dan Mikhael di bawah perintahnya. Jadi, sebenarnya, YHWH adalah Allah kita."

Gabriel menambahkan lagi: "Tidakkah kau mencoba memikirkan asal mulamu. Melalui kitab yang dicatat oleh para malaikat tentang firman Allah, bukankah ada tertulis: Pada mulanya Allah menciptakan langit dan bumi. Bumi belum berbentuk dan kosong; gelap gulita menutupi samudera raya, dan Roh Allah melayang-layang di atas permukaan air."

Tiba-tiba aku tersadarkan dan berkata kepadanya: "Cukup, coba perhatikan kata-kata itu. Pada awal tertulis: Pada mulanya Allah menciptakan langit dan bumi. Namun ada kegelapan dan dalam kegelapan itulah Roh Allah melayang-layang. Aku ingin bertanya, apakah Roh Allah yang melayang-layang ini sama dengan Allah yang mencipta langit dan bumi? Apakah Roh Allah yang
berada dalam kegelapan ini bukannya YHWH?"

Gabriel berkata: "Tunggu, aku teruskan dulu. Setelah itu Allah berfirman: Jadilah terang. Lalu terang itu jadi."

Aku berkata: "Terang itu adalah aku. Kaupun mengetahui akan hal itu. Namun, ternyata sebelum aku telah ada Gelap. Gelap mendahului keberadaanku. Berarti Gelap dan Terang diciptakan oleh Allah. Aku tidak diciptakan oleh YHWH. Bukan Gelap itu yang menciptakan aku. Coba teruskan membacanya."

Gabriel berkata: "Allah melihat bahwa terang itu baik, lalu dipisahkanNyalah terang itu dari gelap."

Aku sebenarnya tersanjung juga bahwa Allah menyatakan bahwa Terang itu baik, namun rupanya, karena Terang dipisahkan dari Gelap, maka aku tak pernah mengenal sungguh-sungguh tentang Gelap. Namun karena Gelap ada lebih dahulu dari aku, maka dia lebih mengenalku.

Dialah rupanya yang sulung, sementara aku adalah yang bungsu. Sebenarnya, walau Terang dan Gelap dipisahkan, namun bukan berarti masing-masing bisa berdiri sendiri. Terang menjadi berarti karena ada Gelap, demikian pula Gelap menjadi berarti karena ada Terang. Namun benarkah yang terkecil dalam Kerajaan Sorga lebih besar dari padanya. Aku merasa seperti batu yang dibuang oleh tukang bangunan. Kami berdua memang tidak bisa berjalan seiring bergandeng tangan. Gelap memang tak mungkin berjalan bersama dengan Terang. Namun keduanya juga harus ada supaya keseimbangan terjaga. Namun rupanya, Gelap berusaha menguasai Terang, dengan mengusirnya dan menguasainya.

Aku menjadi termenung mendengar perkataan Gabriel itu. Aku menjadi sadar, bahwa sebagai ciptaanNya aku sama sekali tidak mengenal rupa dan tidak mengenal sifat-sifat pencipta-ku, maka dengan mudahnya aku percaya pada YHWH yang mengaku Allah. Aku menduga sifat-sifat YHWH memang sebagai sifat Allah yang kukenal di surga. Sekarang aku menjadi lebih sadar, mengapa Allah harus memberi nama untuk dirinya sebagai YHWH. Bukankah Allah tidak membutuhkan segala nama dan atribut, makin kupikirkan semua kejadian makin yakinlah aku bahwa YHWH bukan Allah Maha Tingi sebagai pencipta-ku yang kusembah biarpun aku tahu Allah tidak membutuhkan segala kehormatan dan penghormatanku, karena semuanya telah dimilikinya termasuk kemuliaan yang tidak berawal dan berakhir.

Aku mulai penasaran, dan ingin menguji pengetahuan Gabriel tentang siapa Allah sebenarnya Kemudian aku bertanya kepada Gabriel kembali: "Lalu, apakah Allah yang mengadili aku dahulu waktu perkara tentang Adam adalah YHWH juga?"

Gabriel menjawab: "Benarlah perkataanmu itu."

Aku menjadi semakin bingung. Dan dalam kebingunganku Gabriel berkata: "Engkau harus sujud menyembah kepada YHWH, sebab Dialah Allah kita."

"Tidak, aku tidak mau. Menurutku, dia bukanlah Allah yang sesungguhnya," bantahku.

Gabriel agaknya mulai jengkel menghadapiku dan berkata dengan keras: "Apa hakmu engkau mengatakan demikian, hai Lucifer? Kau telah menghujat Allahmu sendiri!"

Aku menjawab: "Aku ingin mencari Allah yang menciptakan langit dan bumi, dan juga yang menciptakan Gelap dan Terang."

Kemudian aku mulai menceritakan tentang awal penciptaan manusia sampai perkara Ayub. Aku menceritakan bahwa YHWH memang sengaja menciptakan manusia untuk mempertahankan kemuliaan dirinya, manusia dibuat tidak mengenal baik dan buruk supaya manusia menjadi penurut. YHWH sengaja mempermalukan aku dengan menyuruh menyembah ciptaannya. Baru menciptakan manusia saja disombongkan oleh YWH dengan melecehkan aku sebagai malaikat yang tidak taat. Kalau memang YHWH lebih kuasa dariku mengapa dia tidak memusnahkanku? Tidak bisa, YHWH tidak bisa memusnahkanku karena aku diciptakan oleh Allah Maha Tinggi.

Aku bercerita panjang lebar tentang Ayub, di mana YHWH mencobainya dengan memusnahkan harta benda dan keluarganya serta membuatnya berpenyakitan. Aku berkata kepada Gabriel: "Yang membuat aku ragu kepadanya adalah ketika dia berkata kepadaku: Ia tetap tekun dalam kesalehannya, meskipun engkau telah membujuk aku melawan dia untuk mencelakakannya tanpa alasan."

Inilah yang aneh bagiku. Tak mungkin Allah yang sebenarnya, Yang Maha Tinggi dapat kubujuk. Bukankah kata-katanya sendiri telah menunjukkan siapa dia yang sebenarnya? Lalu kataku lagi kepada Gabriel: "Tahukah engkau bahwa dia menyukai korban bakaran, meminta persembahan beraneka ragam dan juga meminta persepuluhan?"

Gabriel menjawab: "Ya, aku tahu tentang hal itu."

Kataku kemudian: "Nah, sekarang jelaskan padaku, hai Gabriel, di mana kekurangan Allah sehingga minta-minta kepada manusia. Allah hakekatnya adalahg pemberi bukanlah peminta."

Gabriel diam seribu bahasa. Ada kebimbangan yang terpancar dari wajahnya.

Aku berkata lagi: "Apakah itu adalah Allah yang sesungguhnya bila dia meminta segala macam yang bersifat duniawi seperti itu? Dan terlebih lagi, dia meminta persembahan itu sebagai pendamaian atas nyawa manusia. Tidakkah engkau merasa heran, ketika dia memerintahkanmu untuk membangkitkan permusuhan di antara manusia? Dan aku sendiri sampai pada suatu kesimpulan, bahwa dia adalah malaikat Gelap. Dialah yang ada sebelum aku, dialah yang sulung, dan dia rupanya ingin menguasai langit dan bumi ini sendirian."

"Bagaimana engkau bisa membuktikan bahwa dia ingin menguasai langit dan bumi
ini sendirian?" tanya Gabriel.

"Tidakkah kau tahu akan HARI YHWH (HARI TUHAN) yang selalu dijanjikannya kepada manusia? Tentunya engkau mengetahui, bagaimanakah Hari Tuhan itu?" tanyaku kepada Gabriel.

Gabriel menjawab: "Ya benar, Hari Tuhan adalah hari penghakiman. Sungguh, Hari Tuhan datang dengan kebengisan, dengan gemas dan dengan murka yang menyala-nyala, untuk membuat bumi menjadi sunyi sepi dan untuk memunahkan dari padanya manusia yang tidak taat kepadanya. Dan YHWH sendiri berkata: Permuliakanlah YHWH, Allahmu, sebelum Ia membuat hari menjadi gelap, sebelum kakimu tersandung di atas bukit-bukit yang diliputi senja, sementara kamu menanti-nantikan terang, tetapi Ia menjadikan hari kelam pekat dan mengubahnya menjadi gelap gulita."

"Jadi, bagaimana menurut pendapatmu tentang pada akhirnya nanti? Bukankah dia menginginkan agar semuanya kembali menjadi gelap gulita, seperti pada zaman dahulu kala, saat di mana Allah belum menciptakan aku," kataku pada Gabriel.

"Apakah bukti atas perkataanmu dapat kupercaya, hai Lucifer?" tanya Gabriel.

"Apakah aku pernah berbohong kepadamu? Aku akan membuktikan bahwa kata-kataku benar. Sebelumnya, aku akan bertanya kepadamu: Apakah Allah yang sesungguhnya dapat berada di mana-mana dan maha mengetahui?" kataku sambil bertanya kebali kepadanya.

"Tentu, Allah yang sesungguhnya Maha Mengetahui!" jawab Gabriel dengan tegas.

"Lalu, apakah dia mengetahui engkau berada di sini?" tanyaku.

"....Tidak...., dia tidak tahu bahwa aku ada bersama dengan engkau saat ini," jawab Gabriel mulai ragu-ragu.

"Tidakkah engkau heran, mengapa Allah kita atau YHWH, katamu, selalu bertanya-tanya kepada kita: Dari manakah engkau? Tidakkah engkau heran bila dia juga bertanya kepada Adam, apakah dia telah memakan buah yang dilarangnya itu?" kataku.

"Baiklah, marilah kita bersama-sama ke surga. Saat ini, YHWH sedang berada di gunung-Nya yang kudus. Jika kita tidak menjumpai YHWH di surga, maka aku akan percaya kepada kata-katamu itu," kata Gabriel.

Kemudian aku dan Gabriel naik menuju ke surga dalam sehari yang kadarnya limapuluh ribu tahun.

Dan benarlah seperti dugaanku, Allah tak ada di sana. Kemudian Gabriel berkata kepada keempat malaikat dengan setia menjaga tahta Allah: "Di manakah Allah?" Mereka menjawab, "Yang Maha Tinggi sedang berada di puncak gunung-Nya yang kudus. Pergilah ke bumi jika ingin bertemu dengan-Nya."

Kini makin nyatalah bagiku, bahwa Allah yang kusembah selama ini tak lain tak bukan adalah YHWH sendiri. Dia rupanya telah mengubah dirinya sehingga aku tak lagi mengenalnya. Aku berteriak dalam hatiku: Tidak! aku harus menemukan Allah yang sebenarnya! Aku harus menemukan penciptaku. Dia yang ada jauh sebelum aku maupun YHWH ada. Dia yang Maha Tinggi dan Maha Kuasa.

Gabriel akhirnya percaya kepadaku dan kemudian bersama dengan dia aku kembali ke bumi. Sejak saat itu, Gabriel berada bersama-sama dengan aku, namun YHWH tak mengetahuinya.

Kami berdua merasa kehilangan pegangan. Namun kami berdua yakin bahwa Allah yang Maha Tinggi, yang menciptakan langit dan bumi itu ada. Bersama Gabriel, aku berjalan mencari Allah yang sebenarnya. Ke seluruh penjuru langit akan kucari sampai dapat.

* * *

Aku, Bintang Timur, tak ingin bermegahkan diri dan berkeinginan bertemu dengan penciptaku. Ya Allah, Engkaulah Allahku, aku mencari Engkau, jiwaku haus kepadaMu, tubuhku rindu kepadaMu, seperti tanah yang kering dan tandus, tiada berair. Aku mencari Engkau, Yang sekarang ada, dulu sudah ada, dan yang akan ada sampai selama-lamanya. Ya Allah, Engkau mengetahui kebodohanku, kesalahan-kesalahanku tidak tersembunyi bagiMu.

Aku berpisah dengan Gabriel untuk sementara waktu, kami memutuskan untuk mencari sendiri-sendiri. Aku mengembara ke segala penjuru, bagai seorang musafir berjalan tanpa arah. Tapi tak kutemukan di mana Allah Yang Maha Tinggi bersemayam. Dan ketika aku mulai merasa putus asa, aku berteriak: "Eli, Eli lama sabakhtani?" Artinya: "AllahKu, AllahKu, mengapa Engkau meninggalkan Aku?"

"Ya Allahku, aku berseru kepadaMu, tetapi Engkau tetap jauh dan tidak menolong aku. Allahku, aku berseru-seru pada waktu siang, tetapi Engkau tidak menjawab, dan pada waktu malam, tetapi tidak juga aku tenang. Tetapi aku ini ulat dan bukan orang, cela bagi manusia, dihina oleh orang banyak. Semua yang melihat aku mengolok-olok aku, mereka mencibirkan bibirnya, menggelengkan kepalanya. Janganlah jauh dari padaku, sebab kesusahan telah dekat, dan tidak ada yang menolong. Seperti air aku tercurah, dan segala tulangku terlepas dari sendinya; hatiku menjadi seperti lilin, hancur luluh di dalam dadaku; kekuatanku kering seperti beling, lidahku melekat pada langit-langit mulutku; dan dalam debu maut Kau letakkan aku. Janganlah menyembunyikan wajahMu kepadaku, janganlah menolak hambaMu ini dengan murka; Engkaulah pertolonganku, janganlah membuang aku dan janganlah meninggalkan aku, ya Allah penyelamatku! Tunjukkanlah jalanMu kepadaku, ya TUHAN, dan tuntunlah aku di jalan yang rata oleh sebab seteruku. Mulutku penuh dengan puji-pujian kepadaMu, dengan penghormatan kepadaMu sepanjang hari. Janganlah membuang aku pada masa tuaku, janganlah meninggalkan aku apabila kekuatanku habis. Ya Allah, janganlah jauh dari padaku! Allahku, segeralah menolong aku!"

Tapi Allah tak menjawab apa-apa. Tak ada suara-Nya yang bisa kudengar. Tak ada wajah-Nya yang bisa kulihat. Tak ada tangan yang bisa membelaiku. Allahku, di manakah Engkau berada? Biarlah aku datang untuk sujud menyembahmu. Izinkan aku menemuimu barang sebentar saja. Aku rindu akan Engkau. Janganlah Engkau memalingkan wajah-Mu dari padaku. Aku jadi semakin sedih dan sambil menangis aku berkata: "Bapa, aku telah berdosa terhadap sorga dan terhadap bapa, aku tidak layak lagi disebutkan anak bapa."

Lalu, seakan-akan aku mendengar suatu suara yang dengan lembut berkata kepadaku: "Inilah Anak yang Kukasihi, kepadaNyalah Aku berkenan."

Aku mencari dari mana suara itu berasal. Aku mengembara dari Utara sampai Selatan. Ujung-ujung langit kujelajahi. Tak ada ruang yang terlewatkan. Kucari setiap tempat yang tersembunyi hingga bintang Biduk, bintang Belantik, bintang Kartika, dan gugusan-gugusan bintang ruang Selatan.

Suatu saat, aku menjadi ragu. Bukankah kalau Allah Maha Besar dan Maha Tinggi akan mengetahui bahwa aku mencari diri-Nya? Tapi mengapa Ia tidak menyatakan dirinya kepadaku? Apakah Allah itu tidak ada? Ataukah itu hanya sekedar ilusi kosong yang memberi harapan palsu? Tidak! Tidak mungkin Allah Yang Maha Tinggi tidak ada. Bagaimana mungkin aku bisa ada tanpa ada Dia. Kalau aku saja bisa ada, bukankah Yang Maha Tinggi ada sudah ada jauh
sebelum aku.

Aku tidak mencari yang awal dan yang terakhir. Bukan alfa dan omega yang aku cari. Yang kucari adalah Allah yang selalu ada, Dia yang tak berawal dan tak berakhir.

Aku lalu berpikir, apakah Allah mempunyai telinga untuk mendengar? Aku berpikir keras akan hal ini. Kalau Dia mempunyai telinga, berarti Dia bukan Allah yang sebenarnya. Tapi kalau Dia tidak mempunyai telinga, bagaimana Dia bisa mendengar aku? Ah, aku yang bodoh. Allah Yang Maha Tinggi tidak perlu semua itu. Dia tidak memerlukan kaki untuk berjalan, tidak juga memerlukan kerub untuk pergi ke surga. Dan....Dia juga tidak perlu tempat kediaman, karena seluruh alam ini adalah tempat-Nya. Jadi, apakah aku sia-sia mencari Allah? Di manakah aku bisa bertemu dengan Allah yang sebenarnya?

Akhirnya, sampailah aku pada kesimpulan, Allah yang daat digambarkan, bukanlah Allah yang sebenarnya. Sebab, jika ada Allah yang bisa digambarkan, mempunyai bentuk, terlebih meminta pesembahan dan menyukai korban sembelihan kambing domba, bagiku, allah seperti itu, bukanlah Allah yang sebenarnya. Allah yang menyatakan diri kepada manusia, bukanlah Allah yang sebenarnya.

Memang, tak ada hasil yang kudapat dalam mencari Allah, namun ada sedikit kedamaian di dalam hatiku.

Aku, adalah Terang. Dan YHWH adalah Gelap, yang sulung. Aku langsung tersadar dan sampai pada kesimpulan: Itulah sebabnya, aku dengan dia adalah lawan. Kami berdua adalah iblis, yang berarti lawan, bagi satu dengan yang lainnya. Tapi aku tahu, tidak mungkin kami meniadakan satu dengan yang lainnya. Dan tidak mungkin juga kami berjalan seiring bersama. Namun sayangnya, Kegelapan ingin menguasai segalanya sendirian. Aku tidak ingin semuanya itu terjadi. Lalu, aku berpikir keras bagaimana mengatasinya. Dan aku kemudian tersadar. Bukankah aku adalah Terang. Dan bukankah hanya Terang yang bisa menyeimbangkan kuasa Gelap. Aku harus hadir ke dunia dan menjadi terang dunia.

Dan aku teringat akan kata-kata YHWH sendiri: "Sesungguhnya, anak dara itu akan mengandung dan melahirkan seorang anak laki-laki, dan mereka akan menamakan Dia Imanuel" --yang berarti: Allah menyertai manusia. Baiklah aku akan menggenapi hukum-hukum taurat yang dibuat oleh YHWH. Aku akan datang menyelamatkan manusia, milik kepunyaanku dulu dan aku akan menjadi terang bagi mereka. Aku tahu, manusia tidak akan mengenalku bahkan aku tahu, bahwa dunia yang telah dikuasai oleh kuasa gelap akan menolak aku. Terlebih setelah fitnah yang dikemukakan aas diriku bahwa akulah yang jahat. Dan aku juga yakin, setelah kedatanganku, YHWH akan berusaha mengembalikan kekuasannya dengan mengutus yang lain. Tapi biarlah itu akan menjadi keseimbangan. Akan banyak peseteruan di antara pengikutku dengan pengikut nabi itu, namun, semoga orang yang bijak mau membuka hatinya untuk menerima terang.

Aku hanya berharap agar batu yang dibuang oleh tukang-tukang bangunan akan menjadi batu penjuru. Aku akan datang ke dunia, namun aku tak mau menggunakan nama Imanuel, dan supaya manusia mengenalku, aku akan menamakan diriku: Keselamatan, sebab aku akan datang untuk menyelamatkan manusia dari kegelapan.

Tapi aku sendiri sadar, bahwa tidak mungkin meniadakan kegelapan. Dan aku juga sadar bahwa kegelapan tak akan tinggal diam. Namun aku juga tak mungkin tinggal diam melihat kesewenang-wenangan Gelap.

Aku bertemu dengan Gabriel kembali dan mengemukakan apa yang menjadi rencanaku. Dan kemudian dia berkata: "Marilah kita cari anak dara itu, agar engkau dapat hadir ke dalam dunia."

Aku, Keselamatan, telah mengutus malaikatku untuk memberi kesaksian tentang semuanya ini kepadamu bagi manusia. Aku adalah tunas, bintang timur yang gilang gemilang.

Aku berjalan pada jalan kebenaran, di tengah-tengah jalan keadilan, supaya kuwariskan harta kepada yang mengasihi aku, dan kuisi penuh perbendaharaan mereka. Bapa telah menciptakan aku sebagai permulaan pekerjaan-Nya, sebagai perbuatan-Nya yang pertama-tama dahulu kala. Sudah pada zaman purbakala aku dibentuk, pada mula pertama, sebelum bumi ada. Sebelum air samudera raya ada, aku telah lahir, sebelum ada sumber-sumber yang sarat dengan air. Sebelum gunung-gunung tertanam dan lebih dahulu dari pada bukit-bukit aku telah lahir; sebelum Ia membuat bumi dengan padang-padangnya atau debu dataran yang pertama.

Ketika Ia mempersiapkan langit, aku di sana, ketika Ia menggaris kaki langit pada permukaan air samudera raya, ketika Ia menetapkan awan-awan di atas, dan mata air samudera raya meluap dengan deras, ketika Ia menentukan batas kepada laut, supaya air jangan melanggar titah-Nya, dan ketika Ia menetapkan dasar-dasar bumi, aku ada serta-Nya sebagai anak kesayangan, setiap hari aku menjadi kesenangan-Nya, dan senantiasa bermain-main di hadapan-Nya; aku bermain-main di atas muka bumi-Nya dan anak-anak manusia menjadi kesenanganku. Oleh sebab itu, hai anak-anak, dengarkanlah aku, karena berbahagialah mereka yang memelihara jalan-jalanku. Dengarkanlah didikan, maka kamu menjadi bijak; janganlah mengabaikannya.

Berbahagialah orang yang mendengarkan daku, yang setiap hari menunggu pada pintuku, yang menjaga tiang pintu gerbangku. Karena siapa mendapatkan aku, mendapatkan hidup, dan Bapa berkenan akan dia. Tetapi siapa tidak mendapatkan aku, merugikan dirinya; semua orang yang
membenci aku, mencintai maut.

Aku tidak akan memaksa manusia. Sebab barangsiapa berbuat jahat, membenci terang dan tidak datang kepada terang itu, supaya perbuatan-perbuatannya yang jahat itu tidak nampak, tetapi barang siapa melakukan yang benar, ia datang kepada terang, supaya menjadi nyata, bahwa perbuatan-perbuatannya dilakukan dalam Allah. Aku datang ke dalam dunia ini, sesuai dengan kodratku. Aku diutus oleh penciptaku dan Dialah yang menjadi Bapaku, sebab Dialah sendiri yang melahirkan aku.

Dan, kasih karuniaku menyertai kamu sekalian! Amin.

(Selesai)

Paris (ANTARA News) - Perancis menjadi negara pertama yang membuka berkas mengenai benda terbang takj dikenal (UFO), Kamis, ketika badan antariksa nasional membuka laman lokamayanya, yang mencatat lebih dari 1.600 penglihatan atas UFO selama lima dasawarsa.

Arsip maya, yang dibarui sewaktu kasus baru dilaporkan, mengatalogkan kasus dalam rincian waktu, mulai dari yang mudah dipecahkan hingga beberapa yang terus membingungkan, bahkan untuk ilmuwan keras kepala.
"Ini yang pertama di dunia," kata Jacques Patenet, insinyur penerbangan sekaligus kepala kantor penelitian "gejala benda ruang angkasa tak dikenal".

UFO, yang di Perancis disebut OVNI, selalu menyebabkan timbul ketertarikan besar serta teori persekongkolan, yang tak terbilang banyak, tentang tindakan pemerintah menutup-nutupi temuan, yang dianggap terlalu peka atau menguatirkan masyarakat.

"Kasus seperti seorang perempuan melaporkan melihat benda terbang menyerupai gulungan tisu toilet" jelas dinyatakan tidak pantas diselidiki, kata Patenet kepada AFP.

Tapi banyak lain melibatkan banyak penglihatan -- sedikitnya pada satu kasus melibatkan ribuan orang di seluruh Prancis -- dan bukti nyata, seperti tanda bakar dan petunjuk radar, dianggap sangat serius.

Pasukan keamanan membentuk barikade di depan markas badan antariksa (CNES), tempat pengumuman itu dibuat, "untuk mengeluarkan `UFOlogis` tidak diundang," kata seorang pejabat.

Dari 1.600 kasus terdaftar sejak 1954, hampir 25 persen digolongkan sebagai "jenis D", yang berarti bahwa "meskipun ada data baik atau sangat bagus serta saksi terpercaya, mereka dihadapkan kepada sesuatu tidak bisa dijelaskan," kata Patenent.
Sumber : AntaraNEWS
------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Tahun Lalu, UFO 97 kali Muncul di Langit Inggris
Jika Anda pernah melihat benda kotak besar berwarna hitam di angkasa, atau sebuah skuter raksasa yang melayang-layang, atau bahkan sesosok alien di luar jendela dapur Anda, berarti Anda tidak sendirian. Penampakan seperti itu juga dilaporkan dalam laporan Kementerian Pertahanan Inggris.

Keterangan tersebut muncul setelah pihak kementerian memutuskan untuk mempublikasi beberapa laporan tentang benda tak teridentifikasi di angkasa, termasuk juga di halaman rumah, menyusul diajukannya sejumlah besar permohonan atas dasar Freedom of Information Act (undang-undang kebebasan untuk mengakses informasi dari pemerintah).
Meski piring terbang adalah perwujudan yang umum diketahui, namun deskripsi objek-objek aneh di wilayah angkasa Inggris cukup banyak dan beragam. Dalam situs Kementerian Pertahanan, ditunjukkan pada 2006 terdapat 97 laporan mengenai UFO.

Menurut pengakuan sepasang suami istri di Hasting, mereka melihat sesosok alien mengintip dari luar jendela dapur. Seorang saksi mata lainnya mengaku mendengar suara letusan besar di atas Stamford Hill, London Utara, sebelum dua bola api melintas. Sedangkan di Sunderland, sebuah piramid perak terlihat mengelilingi wilayah itu dengan lambat. Selain itu, sebuah "kapal induk bersama dua benda bulat yang lebih kecil" tampak melayang di atas Barlaston di Staffordshire sebanyak dua kali dalam lima hari.

Pada 2007, beberapa benda tak teridentifikasi menarik perhatian ratusan orang di Stratford, menerangi langit malam yang cerah di atas tempat kelahiran Shakespeare, dua pekan lalu. Sejumlah orang berkumpul untuk sekadar menyaksikan cahaya aneh yang mengambang tanpa suara di atas Stratford selama 30 menit.

Pada tahun sebelumnya, terdapat 128 penampakan termasuk sebuah bola cahaya berwarna oranye dengan "kaki laba-laba" serta sebuah "benda berbentuk cerutu yang terlihat seperti sebuah cakram dari sisinya" dan mampu terbang "lebih cepat daripada sebuah jet tempur."

Awalnya, butuh waktu 30 tahun untuk merilis berkas rahasia mengenai penampakan UFO, sehingga pihak lain tidak bisa mengetahui kelanjutan suatu penampakan. Namun keterangan setiap penampakan sejak 1998 dirilis tahun ini, hanya beberapa bulan setelah peringatan 60 tahun terjadinya insiden yang dicurigai sebagai pendaratan darurat alien di Roswell, New Mexico.

Robert Rosamond, Ketua UFO Research Association Inggris, menyebutkan, berkas-berkas tersebut mengungkap informasi menarik hingga fenomena yang tak dapat dijelaskan. "Sekitar 98 persen kasus yang dilaporkan tidak dapat dijelaskan. Sementara dua persen lainnya membuat kami kagum."

Tahun lalu, seorang mantan kepala Kementerian Pertahanan memperingatkan bahwa Inggris berisiko diserang alien sewaktu-waktu. Nick Pope mundur dari jabatannya sebagai kepala proyek UFO pemerintah dan mengatakan bahwa proyek itu telah ditutup.

Sumber :
- Special Thx To 666

Friday, December 3, 2010

Yehezkiel diterbangkan ke Kashmir ?

Di dalam membahas persoalan UFO (Unidentified Flying Object=Benda Terbang Tak Dikenal) banyak penulis barat telah menunjuk pada peristiwa-peristiwa dalam kitab Alkitab yang ada persamaannya dengan penyaksian modern UFO masa kini. Terutama apa yang dialami oleh seorang nabi bangsa Israel yang bernama Yehezkiel (Ezekiel) yang menyaksikan “jentera-jentera” yang berapi adalah sebuah contoh yang amat populer. Diperkirakan nabi Yehezkiel hidup pada kurang lebih 600 tahun sebelum masehi. Peristiwa yang dialaminya itu tercatat pada kitab Nabi Yehezkiel terutama pada permulaan dari kitab Yehezkiel.

Pada pasal 1 ayat 4-5 (lihat Alkitab): “Lalu aku melihat sungguh angin badai bertiup dari utara dan membawa segumpal awan yang besar dengan api yang berkilat-kilat dan awan itu dikelilingi dengan sinar; di dalam; di tengah-tengah api itu kelihatan seperti suasana mengkilat. Dan di tengah-tengah itu juga ada yang menyerupai empat makhluk hidup.”

Pada pasal 1 ayat 10 tertulis:
”Keempatnya mempunyai muka manusia didepan, singa disebelah kanan, muka lembu disebelah kiri dan muka, rajawali dibelakang. Dilanjutkan dengan pasal 1 ayat 13-14: Ditengah makhluk hidup itu kelihatan seperti api yang menyala. Makhluk-makhluk hidup itu terbang kesana kemari seperti kilat”.

Keseluruhan dari bab pertama tentang Yehezkiel mungkin berisikan gambaran yang sangat menakjubkan dan baik dalam kitab Injil tentang penerbangan dan pendaratan pesawat ruang angkasa. Kejadian itu berlangsung di tanah Kaldean dengan sungai Chebar.

Pada kitab Yehezkiel itu, nabi Yehezkiel menjelaskan dengan cermat sekali bentuk pesawat ruang angkasa itu, sehingga seorang ahli tekhnik NASA (National Aeronautics and Space administration) yang bernama Josef F. Blumrich berhasil dalam merekonstruksikan pesawat ruang angkasa yang diterangkan oleh nabi Yehezkiel dengan petunjuk apa adanya.

Diterangkan dalam kitab Injil bahwa nabi Yehezkiel dibawa oleh pesawat ruang angkasa itu kesuatu tempat, dengan keterangan: “Dalam tahun keduapuluh lima sesudah pembuangan kami, yaitu pada permulaan tahun, pada tanggal sepuluh bulan itu, dalam tahun keempat belas sesudah kota itu ditaklukkan, pada hari itu juga kekuasaan Tuhan meliputi aku (Yehezkiel) dan dibawaNya aku dalam penglihatan-penglihatan Illahi ke tanah Israel dan menempatkan aku di atas sebuah gunung yang tinggi sekali. Di atas itu dihadapanku ada yang menyerupai bentuk kota. Kesanalah aku dibawanya. Dan lihat, ada orang yang kelihatan seperti tembaga dan ditangannya ada tali lenan beserta tongkat pengukur; dan ia berdiri di pintu gerbang. Orang itu berbicara kepadaku:”Hai anak manusia, lihatlah dengan teliti dan dengarlah dengan sungguh-sungguh dan perhatikanlah baik-baik segala sesuatu yang akan kuperlihatkan kepadamu, karena untuk itulah kau dibawa kemari supaya aku memperlihatkan semua itu kepadamu..”(Yehezkiel 40:1-4)”

Dalam bukunya yang terkenal, yang dalam edisi bahasa Indonesianya berjudul: Asal Usul Kecerdasan Manusia, Erich von Däniken memberi komentar lebih lanjut:”Kemana Yehezkiel di bawa?” Blumrich juga telah bertanya:”Dimanakah Yehezkiel?”

Yehezkiel memberikan ukuran yang tepat tentang empat pintu gerbang utama pada sebuah gereja, memberikan arah kompas mengenai letak gerbang-gerbang itu dan akhirnya menyebuktan adanya sebuah sungai kecil yang ada di sisi gereja dan menjadi sungai besar di sebuah lembah luas. Juga ditekankan bahwa Yehezkiel dibawa ke sebuah gunung yang sangat tinggi.

Dengan bukti sedikit ini, Erich von Däniken berusaha keras menemukan dimana lokasi dan peninggalan gereja itu. Yang pasti Yehezkiel tidak mengetahui nama gunung itu. Tak mungkin ia dibawa ke Yerusalem atau Babilonia karena ia pernah tinggal lama di daerah-daerah itu.

Mungkinkah Yehezkiel dibawa ke kuil Inca di Amerika Selatan? Jawaban ini dibantah karena kuil Inca tidak mempunyai empat pintu utama, tiang-tiang maupun halaman depan. Ataukah ia dibawa ke piramid, ke sebuah kuil di Amerika Tengah? Namun di sana tidak terdapat gunung yang amat tinggi.

Akhirnya seorang pembaca dari buku-buku Erich von Däniken menulis surat kepadanya. Seorang pembaca Jerman yang bernama Marier itu memberitahu penulisan tentang kuil-kuil di Srinagar di Tanah Kashmir. Anehnya salah satu kuil iu dinamakan Kuil Yahudi dan kuil ini mempunyai empat pintu dan sebuah halaman depan dan segala sesuatu yang seharusnya dipunyai oleh Kuil Yahudi.

Pembaca yang baik hati itu juga menyelipkan denah kuil itu di dekat Martand, tiga puluh kilometer dari Srinagar. Suatu hal yang sangat cocok bahwa didekat kuil itu ada sebuah sungai kecil yang akhirnya menjadi aungai di tanah Kashmir. Pegunungan yang amat tinggi, yakni Himalaya menghiasi latar belakangnya.

Memang kuil Yahudi di Srinagar itu disebut juga “Kuil Matahari” (Sun temple) dan merupakan reruntuhan kuil paling besar di Kashmir. Ketika Erich von Däniken mengadakan suatu ekspedisi pada tahun 1976 kesana, mereka melihat halaman depan dengan pintu utama, tujuan tangga dan ruang suci di dalamnya. Dan memanglah terdapat sebuah sungai kecil di dekat reruntuhan yang memantulkan pegunungan Himalaya. Suatu perkiraan bahwa Yehezkiel pasti diangkut dengan pesawat ruang angkasa dan mendarat di halaman depan itu: “Lalu dibawanya aku ke pintu gerbang yang menghadap ke sebelah Timur. Aungguh, kemuliaan Allah Israel datang dari sebelah timur dan terdengarlah suara seperti air terjun yang menderu dan bumi bersinar karena kemuliaanNya. Yang kelihatan kepadaku itu adalah seperti yang kelihatan kepadaku ketika Ia datang untuk memusnahkan kota itu dan seperti yang kelihatan kepadaku di tepi sungai Kebar, maka aku sembah sujud. Sedang kemuliaan Tuhan masuk di dalam bait Suci melalui pintu gerbang yang menghadap kesebelah Timur.”(Yehezkiel 43:1-4).

Bandingkan denah Temple of Martand (gambar di atas) dengan denah bait suci (kuil) yang digambarkan oleh Nabi Yehezkiel. Lihat: Denah Ezekiel Temple.

Dalam teks di atas secara jelas telah disebutkan bahwa pesawat ruang angkasa itu memasuki kuil. Apakah mungkin ada jejak yang dapat dilacak di daerah itu? Selama dua hari penuh mereka berjalan mengelilingi daerah itu dengan alat pengukur radiasi (Geiger counter). Namun tak terjadi apa-apa, hingga pada sebuah jalur yang muncul pada pintu utama, jarum jarum bergetar dengan hebat disertai suara gemertak keras mengganggu telinga melalui earphone selama beberapa detik.

Jalur yang mengandung radiasi itu membuat medan radiasi radioaktif selebar 1,50 meter. Berapakah panjangnya? Perlahan lahan Erich berjalan dari ujung sebelah kanan menuju kekiri. Detakan di telinga terus terdengar tapi tidak merata. Mereka menggunakan monitor elektronik portable, type TMB2. 1, dibuat oleh perusahaan Munich Munchner Apparatebau. Alat ini biasa dipakai untuk mengukur serta mengontrol radiasi alpha, beta gamma dan neutron.

Pada tempat-tempat tertentu jarum menunjuk pada akhir skala, sehingga timbul pertanyaan: Apakah kita berjalan diatas sebuah jaringan uranium jauh dibawah tanah? ataukah ada tambang radioktif di dalam tanah?

Di tempat suci (Bait Suci) dari kuil yang telah runtuh itu terdapat batu persegi yang padat dan tampak seperti sebongkah beton buatan dengan sisi sepanjang 2.80 meter. Tinggi tak dapat diukur karena dasarnya tenggelam ke dalam tanah. Alat detektor mereka menunjukkan bahwa mungkin lempengan batu itu mempunyai inti bahan bahan metal.

Keesokan harinya teman teman dari Erich von Daniken yang merupakan ahli arkeologi bernama Profesor Hassnain dan Kohl membawa mereka ke reruntuhan Pashaspur, yang juga cukup dekat dengan Shrinagar. Mereka menunjukkan tiga kuil yang berbeda tetapi masing-masing memiliki batu batu persegi yang amat padat, seperti yang dijumpai sebelumnya. Sekali lagi teks dalam Yehezkiel membuat kita semua keheranan:

“Hai anak manusia, inilah tempat tahtaKu dan inilah tempat tapak kakiKu, di sinilah Aku akan diam di tengah-tengah orang Israel selama-lamanya.”(Yehezkiel 43:7).

Apakah Tuhan meninggalkan jejak di lantai Bait Suci yang memberi suatu tanda bahwa adanya sebuah deposit atau pesan yang amat penting sekali? Ataukah pengunjung dari luar bumi itu meninggalkan “sesuatu” yang diperuntukkan bagi kita dalam blok batu misterius itu yang masih menunjukkan kehadiran mereka walaupun telah berabad-abad lamanya.

“Saya ingin membujuk kaum ilmuwan India agar mau memecah batu itu untuk menyelidiki badian dalamnya, hingga tahu apa sebabnya terdapat radiasi” demikian kata Erich von Däniken mengakhiri analisanya terhadap kitab Yehezkiel yang berhasil dengan gemilang. Sedang apa yang terjadi sesungguhnya pada tahun 600 sebelum masehi itu kita hanya dapat mengira-ngira bahwa Tuhan telah menunjukkan istanaNya di bumi pada manusia yang bernama Yehezkiel. Benarkah “kuil Yahudi” atau “Kuil Matahari” itu istana Tuhan di Bumi?

Sumber :
- Nur Agustinus@Beta-UFO
- Special Thx To 666

Kasus Billy Meier yang mengaku mendapat kunjungan dari makhluk UFO yang berasal dari planet Erra dari gugusan bintang Pleiades memang cukup menarik. Untuk kalangan penggemar UFO yang mendalami masalah ini, nampaknya ada beberapa hal yang menarik dari informasi yang dikemukakan oleh Billy Meier. Alien yang bertemu dengan Billy Meier ada beberapa, antara lain bernama Ptaah, Semjase dan Asket.

Beberapa informasi yang ada ialah:
1. Semjase berusia 350 tahun ketika tahun 1996 dan dia seorang wanita.
2. Ia adalah anak dari JHWH Ptaah, komandan dari Pleiadian/Plejaran space fleet. JHWH (dilafalkan: ish-wish) adalah pangkat yang berarti "king of wisdom" atau "Raja Kebijaksanaan" atau "Raja Hikmat". Seorang JHWH mempunyai tingkat tertinggi dari pengetahuan spiritual dan kebijaksanaan di antara federasi Plejadian/Plejaran.
3. Semjase membawa pangkat ELO-JSCHRJSCH atau demi-Jshrjsh (dilafalkan: ish-rish), yang berarti "demi-queen of wisdom".
4. Semjase adalah cucu dari Sfath, yang mendatangi Billy pada kontak pertama.
5. Semjase punya saudara bernama Yucatan.
6. Semjase pernah sekali menikah hanya untuk 7 tahun.
7. Suami Semjase tewas 220 tahun lalu dalam sebuah ekspedisi ilmiah galaksi, ketika pesawatnya mengalami kerusakan kontrol dan menabrak matahari.
8. Sejak Februari 1965 sampai Juni 1973 Semjase tinggal dengan masyarakat Asket di DAL Universe, tanpa mengadakan kontak dengan alam semesta kita.
9. Semjase kembali ke Erra (planetnya) pada Juni 1973 dan ia datang ke bumi pada July 1973, di mana dia melanjutkan kontak dengan membawa tugas yang telah dimulainya sejak awal dia datang.
10. Pada 29 Januari 1975, Semjase memulai kontak pertamanya dengan Billy Meier.
11. Semjase menggunakan bahasa Jerman.
12. Ada 2 kelompok Pleiadian/Plejaran lain yang bertugas di bumi, yaitu di Asia dan Amerika. Sayangnya, pada 15 Desember 1977, Semjase mengalami kecelakaan di Semjase- Silver- Star- Center di Schmidrüti/Switzerland, dan dia dibawa kembali ke Erra untuk perawatan medis dan rehabilitasi.
13. Pada 20 Mei 1978, ia kembali ke bumi dan melakukan kontak ke-107 dengan Billy sampai 26 Maret 1981 (kontak ke 144).
14. Sejak Maret 1981 sampai akhir Januari 1984, Semjase tidak mengadakan kontak dengan Billy.
15. 3 Februari 1984 (kontak ke 191), merupakan kontak terakhir Billy dengan Semjase.
16. Kecelakaan yang dialami Semjase tanggal 15 Desember 1977 menyebabkan Semjase menderita cerebral collapse di awal Nopember 1984 dan dia langsung di bawa ke DAL Universe.
17. Ptaah menjelaskan bahwa regenerasi lengkap dari otak Semjase dan semua kemampuan PSI, dan ingatannya, akan membutuhkan bahwa 7 tahun bumi. Selama itu ia berada di DAL Universe.
18. Alam semesta (universe) dari mereka disebut DAL Universe, sementara alam semesta kita disebut DERN Universe.
19. Berdasar janji Ptaah ke Billy, suatu saat Billy akan diijinkan untuk mengunjungi Semjase.
20. Hanya ada 1 orang yang bernama Semjase di seluruh ketiga kelompok Pleiadian/Plejaran di bumi.

Dari 31 Oktober 1984 (kontak ke 196) sampai Januari 1986 ada 19 contacts antara Ptaah, Quetzal, Taljda, Menara, Pleja dll. dengan Billy. Karena kesehatan Billy yang buruk, Billy tidak menuliskan catatan ke 19 kontak tersebut. Pada tanggal 17 Nopember 1989, kontak secara resmi diadakan lagi oleh Ptaah (Kontak ke 232). Pada 3 Februari 1995, Pleiadians/Plejarans secara resmi mengakhiri misi mereka ke bumi. Seluruh pangkalan bawah tanah dihapuskan dan lokasinya diubah menjadi seperti keadaan semula. Namun kontak pribadi dengan Billy tetap berlanjut dengan dasar persahabatan. (Kontak ke 256 terjadi pada 13 Mei 1996)

Sumber :
- Nur Agustinus@Beta-UFO
- Special Thx To 666

Pleiadeans
Billy Meier

Informasi tentang pleiadeans ini diperoleh dari Billy Meier yang mendapat kontak dengan aliens dari Pleiades. Menurut Billy, mereka datang dari planet Erra, sebuah planet yang bisa jadi merupakan kembaran dari bumi yang bernama "Erra" (mereka menyebut bumi sebagai "Terra") yang merupakan salah satu planet dari 10 planet yang mengorbit bintang Taygeta. Alien dari Pleiades ini dipercaya telah menjalin kontak dengan manusia di jaman dahulu (ribuan tahun lalu).

Informasi berdasarkan pengakuan mereka
1. Alien dari Pleiades adalah entiti yang paling dekat kaitannya dengan manusia.
2. Mereka berkaitan dengan dan adalah ras nenek moyang dari proses terciptanya genetik dari umat manusia.
3. Spiritual mereka berkembang lebih tinggi dari kebanyakan manusia bumi saat ini.
4. Mereka mempunyai pertalian keluarga dengan manusia, dan secara esensi hanya merekalah satu-satunya alien yang dapat dipercaya oleh manusia.
5. Mereka punya rambut yang pirang dan kulit kuning langsat.
6. Mereka tergabung dengan Konfederasi Ruang Antar-Galatika. Itu tidak berarti semua entiti yang datang dapat dipercaya, beberapa dari planet ini dari beberapa pemerintah ada yang bekerja untuk alien Grays dari Zeta Reticuli.
7. Beberapa alien Pleiades berpangkat lebih rendah dari Grays, telah diculik semasa kanak-kanak atau keturunan dari korban penculikan. Mereka dibesarkan dan dilatih oleh Grays untuk menjadi pelayan mereka.
8. Alien dari Pleiades telah menjalin beberapa kontak di bumi, tapi dalam waktu baru-baru ini telah menghentikan kunjungannya ke bumi.
9. Pemerintah telah diberitahu bahwa itu disebabkan karena hukum ruang angkasa mereka mengharuskan mereka tidak boleh melakukan interferensi dengan manusia.
10. Jika ancaman perang nuklir menjadi semakin kuat, barulah mereka mengindikasikan bahwa mereka boleh melakukan interferensi tapi hanya untuk menurunkan tingkat ancaman.
11. Hal itu bisa menyebabkan konflik antara alien Pleiades dengan Zeta Grays, yang melihat pembatasan perang nuklir adalah menguntungkan.
12. Sejak manusia menjalin kerja sama dan pakta dengan Zeta Greys yang mana alien Pleiades menentangnya, menyebabkan mereka membuat kebijakan "lepas tangan".
13. Initinya: Alien Pleiades menganggap manusia telah membuat kesalahan sendiri (kerja sama dengan Zeta Grays) di mana harus bertanggung jawab atas resikonya.
14. Mereka adalah pelancong dimensi dan penjaga gerbang yang kita lewati saat kita pergi atau masuk ke pesawat dimensi.
15. Mereka tidak kelihatan secara fisik namun mereka mengatakan dapat jika mereka mau.
16. Alien Pleiades adalah suatu masyarakat extra-terrestrial yang kolektif dari sistem bintang Pleiades.
17. Mereka juga dari berbagai masa ke depan, mulai dari 500 tahun sampai jutaan tahun dari sekarang.
18. Kebudayaan Pleiades adalah purbakala dan "disemai" ke berbagai penjuru alam semesta sebelum bumi diciptakan.
19. Mereka membentuk masyarakat yang kuat yang dioperasikan dengan cinta, dengan pemikiran dan ideal yang kita belum lazim dengannya.
20. Alien Pleiades memulai sebuah proyek untuk menjalin kontak dan memberi inspirasi manusia bumi untuk mengembalikan kekuatan mereka dan menciptakan keadaan yang lebih baik untuk mereka sendiri.
21. Mereka di sini sebagai utusan dari alam semesta lain untuk menolong bumi melalui proses tarnsisinya dari 3 dimensi ke 4 dimensi dan membantu sebagian dari kita dalam personal kita lebih kuat untuk lebih sadar, mengingat dan mengetahui. Seandainya protek ini menjadi lebih sukses, makin banyak ET yang bakal bergabung ke dalam kelompok, beberapa dari sistem lain. Kelompok yang berikutnya mengubah nama dari Pleiadians ke Pleiadians Plus.
22. Alien Pleiades berkata bahwa alasan mereka mengkontak kita adalah adanya perubahan tirani di masa depan dan mereka datang kembali untuk memberi insiprasi kepada kita sebanyak mungkin agar kita dapat mengatur sendiri keadaan kira dan mengubah masa depan.
23. Mereka mengajar dengan kewenangan penuh bentuk dari pribadi dan metafisika sosial dengan cinta dan kemurnian (pencerahan).
24. Alien Pleiades berbicara sebagai kolektif dan mereka tidak punya identitas pribadi.
25. Mereka tidak nampak dalam bentuk fisik (tidak kelihatan) meskipun mereka berkata bahwa mereka bisa. Mereka mengatakan hal itu lebih aman jika melalui saluran, dan itu tidak menarik banyak perhatian.
26. Mirip dengan manusia, rambut pirang, mata biru.
27. Tidak akan melanggar hukum universal dari "tidak ikut campur" untuk menolong kita.
28. Mereka dapat ikut campur hanya jika ada aktivitas alien Grey yang membuat pengaruh di alam semesta bagian lain.
29. Alien dari Pleiades atau Plejarans adalah human yang bertempat tinggal di dunia mereka yang dinamakan "Erra", yang hampir sebesar Bumi. Erra adalah satu dari sepuluh planet yang mengorbit matahari mereka, Tayget.
30. Alien Pleiades terlihat sangat mirip dengan kita dan kita semua dari leluhur yang sama.
31. Nenek moyang mereka, nenek moyak kita, aslinya berasal dari sistem bintang Lyra-Vega dan mereka secara sporadis telah mengunjungi bumi sejak 28 juta tahun lalu.
32. Beberapa dari pengunjung jaman purba ini bertanggung jawab atas pengaruh perkembangan umat manusia di bumi, seringkali dengan hasil yang merusak.
33. Saat ini Alien Pleiades merasa bertanggung jawab atas aksi nenek moyang mereka dan mencoba untuk membimbing kita untuk menemukan kembali gaya hidup dari kebenaran.
34. Alien Pleiades membawa pengetahuan dan kebijaksanaan mereka kepada masyarakat di bumi.

Sumber :
- Nur Agustinus@Beta-UFO
- Special Thx To 666

Thursday, December 2, 2010

Alien dan manusia di jaman dahulu

"Karena perjuangan kita bukanlah melawan darah dan daging, tetapi melawan pemerintah-pemerintah, melawan penguasa-penguasa, melawan penghulu-penghulu dunia yang gelap ini, melawan roh-roh jahat di udara." (Ef 6:12)

Saya pribadi tidak menutup kemungkinan akan adanya kehidupan di luar angkasa yang sangat luas ini. Namun, menghadapi fenomena alien akhir-akhir ini, nampaknya yang kita hadapi bukanlah alien dari luar angkasa, melainkan alien dari dimensi lain.

Bila memang benar bahwa Iblis itu adalah "godfather" dari jin dan jin adalah alien yang kita kenal, maka tentunya sesuai dengan nubuatan dalam kitab-kitab suci, Iblis dan bala tentaranya akan beraksi kembali menjelang akhir jaman. Pertanyaannya, apakah masa kini memang merupakan masa menjelang akhir jaman? Akhir jaman bukanlah kiamat, namun akhir jaman adalah masa di mana jaman nantinya akan diperbaharui, diciptakan bumi dan langit yang baru. Entah bagaimana bentuknya, itu tergantung kepercayaan kita masing-masing.

Memang, banyak yang akan "kecewa" bila ternyata alien itu cumalah "bala tentara Iblis" atau "jin". Pada prinsipnya, tak terkecuali saya, merasa kecewa juga akan kenyataan ini, di mana saya dulu berharap bahwa alien adalah makhluk dari luar angkasa yang baik hati. Namun adanya fakta-fakta yang saya temukan, membuat saya berpikir, haruskah saya mempercayai hal yang nampaknya benar itu, atau saya tetap keras kepala dengan pandangan yang lama?

Perjalanan antar dimensi bukanlah hal yang mustahil. Bahkan, konon, sebenarnya tidak diperlukan teknologi yang canggih untuk melakukannya. Dan bicara soal "canggih" sebenarnya hal ini adalah relatif. Kita tahu bahwa sejarah perkembangan manusia yang disebut homo sapiens, baru ribuan tahun saja, paling tidak belum sampai 10 ribu tahun. Sebelum masa itu, bangsa yang mungkin bisa disebut mirip dengan manusia adalah bangsa Neanderthal. Awal dari manusia modern adalah manusia Cro Magnon atau manusia gua. Sementara jauh sebelum Neanderthal, ada bangsa yang menghuni bumi ini, yang cukup cerdas, yakni yang kita sebut sebagai Homo Erectus, sebagian dari mereka hidup di Cina (peking), Jawa (manusia Trinil), sebagian Afrika dan sebagian juga di Eropa.

Menurut pemikiran saya, Adam adalah golongan dari manusia pertama jenis Homo Sapiens, yang mulai ada (diciptakan) sekitar 7000 tahun yang lalu. Sebelum Adam, bumi ini sudah dihuni oleh "manusia" jenis lain yang boleh jadi sudah memiliki teknologi yang maju. Siapakah mereka? Apakah mereka itu adalah yang kita anggap sebagai alien?

Menurut Plato di bumi ini ribuan tahun yang lalu ada bangsa Atlantis yang sangat maju. Memang, diduga ada peradaban yang maju sebelum Adam, yakni bangsa Atlantis dan Lemuria. Atlantis berada di daerah Atlantik, sementara Lemuria berada di daerah Indonesia ini (Kawasan Asia Tenggara). Kedua bangsa ini menurut para ahli "sudah punah". Namun pertanyaannya, apakah memang benar sudah punah? Apakah mereka masih tetap ada, namun mereka hidup di dimensi lain? Kalau memang benar berada di dimensi lain, dari mana kita mengetahui adanya bangsa tersebut? Bisa saja dari orang yang pernah "menjelajah" ke dimensi lain, baik secara sengaja atau tidak, atau mungkin ada di antara mereka yang berhasil menyeberang ke dimensi kita dan memberitahu tentang keberadaannya.

Oleh karena itu, mencari sisa-sisa peradaban mereka menurut saya adalah sulit, karena sebenarnya mereka berada di "spektrum" yang lain.

Kita punya banyak legenda dan mitologi, yang tentunya tidak semua orang bisa percaya bahwa hal itu pernah benar-benar terjadi. Namun mitologi atau legenda itu boleh jadi merupakan ingatan samar-samar tentang masa lalu yang terbawa dalam alam bawah sadar. Di Indonesia, konon, pada jaman dahulu dihuni oleh makhluk halus. Bahkan sampai kinipun, kepercayaan adanya makhluk halus di hutan yang angker ataupun laut yang luaspun masih ada. Dan karena mereka bukan manusia namun suatu makhluk yang "cukup cerdas", maka tak ada salahnya kalau kita anggap makhluk halus itu adalah alien.

Sumber agama mengatakan bahwa jin diciptakan sebelum Adam. Dan Adam pertama kali diciptakan ditempatkan dalam sorga (Taman Eden), suatu tempat yang berada di dimensi lain namun berada di bumi. Baru setelah Adam melanggar perintah Tuhan, dia diusir dan dikembali ke tempat di mana dia diambil.

Lalu TUHAN Allah mengusir dia dari taman Eden supaya
ia mengusahakan tanah dari mana ia diambil.
(Kejadian 3:23)
Pada dasarnya, Adam sebenarnya adalah makhluk surga, namun hanya karena melanggar perintah Allah dan termakan bujuk rayu Iblis, maka Adam "ditransfer" ke bumi.

Al-Baqarah 2:36.
Lalu keduanya digelincirkan oleh syaitan dari surga itu dan
dikeluarkan dari keadaan semula dan Kami berfirman:
"Turunlah kamu! sebagian kamu menjadi musuh bagi yang lain, dan
bagi kamu ada tempat kediaman di bumi, dan kesenangan hidup sampai
waktu yang ditentukan."

Di sini jelas diungkapkan bahwa Adam dan Hawa "dikeluarkan" dari "keadaan semula". Pertanyaannya, dalam bentuk apakah "keadaan semula" itu?

Al-A'raaf 7:19
(Dan Allah berfirman): "Hai Adam bertempat tinggallah kamu dan
isterimu di surga serta makanlah olehmu berdua (buah-buahan) di mana
saja yang kamu sukai, dan janganlah kamu berdua mendekati pohon ini,
lalu menjadilah kamu berdua termasuk orang-orang yang zalim."

Kitab Kejadian 2:15
TUHAN Allah mengambil manusia itu dan menempatkannya dalam
taman Eden untuk mengusahakan dan memelihara taman itu.

Jadi, di sini jelas bahwa sebenarnya Adam mulanya adalah makhluk yang ditugaskan untuk menghuni sorga (walau dia dibuat dari bahan/material dari dimensi bumi).

Thaahaa 20:117
Maka Kami berkata: "Hai Adam, sesungguhnya ini (iblis)
adalah musuh bagimu dan bagi isterimu, maka sekali-kali
janganlah sampai ia mengeluarkan kamu berdua dari surga,
yang menyebabkan kamu menjadi celaka.

Di sini juga jelas bahwa mulanya Allah tidak menginginkan agar Adam dan Hawa keluar dari dimensi surga, namun iblis yang merupakan musuh manusia bisa menyebabkan celaka bila terbujuk oleh rayuan mautnya.

Jadi ada dua dimensi (setidaknya), yaitu dimensi langit dan dimensi bumi. Pengertian langit di sini bukanlah langit yang berhiaskan bintang-bintang, namun merupakan dimensi gaib. Menurut apa yang dikatakan Allah sendiri melalui nabi-nabinya, Adam diciptakan dari tanah dan jelas bahwa tanah itu diambil dari unsur dimensi bumi. Namun Adam semula berada dalam lingkungan dimensi langit (gaib). Setelah Adam diusir, maka dia "ditransfer" ke dimensi bumi. Demikian juga Iblis dan bala tentaranya, mereka juga "ditransfer" ke bumi. Namun menurut saya, walau kedua makhluk yang "ditransfer" ini sama-sama berada di bumi, namun spektrum mereka tidak persis sama. Yang satu dibuat dari tanah, sementara yang lain dibuat dari api. Supaya bisa melihat, manusia harus melakukan "de-materialisasi" sementara bagi Iblis (jin) untuk bisa hadir dalam dunia manusia, mereka harus melakukan "materialisasi".

Dari apa yang saya baca, jin dikatakan dapat beranak dan kehidupannya mirip manusia. Ada yang baik dan ada juga yang jahat, walau yang baikpun terkadang suka menjahili manusia. Menurut pandangan saya, jin ini boleh jadi yang dipercaya sebagai "The Fallen Angels". Mereka bisa saja melakukan "materialisasi" sehingga hadir dalam kehidupan manusia, namun hal itu tidak bisa berlangsung lama. Saya tidak tahu secara persis, apakah jin dapat menghasilkan keturunan bila kimpoi dengan manusia. Ada yang bilang bisa dan ada juga yang bilang tidak bisa. Namun fenomena manusia kimpoi dengan jin masih bisa ditemui sampai saat ini.
Alien dan manusia di jaman sekarang

Matius 4:10
Maka berkatalah Yesus kepadanya: "Enyahlah, Iblis!
Sebab ada tertulis: Engkau harus menyembah Tuhan,
Allahmu, dan hanya kepada Dia sajalah engkau berbakti!"


Adz-Dzaariyaat 51:56

Dan aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan
supaya mereka mengabdi kepada-Ku.

Di sini nampaknya jelas, bahwa kedua makhluk, baik jin (termasuk Iblis) dan manusia mendapat suatu tugas untuk mengabdi kepada Allah. Namun seperti kita ketahui bahwa Iblis tidak patuh kepada perintah Tuhan-nya dan mungkar. Bahkan Iblis ingin menyamai kedudukan Allah. Iblis akhirnya mendapatkan murka Allah dan dihukum, namun dia minta waktunya ditangguhkan sampai akhir jaman.

Al-A'raaf 7:14
Iblis menjawab: "Beri tangguhlah saya sampai waktu mereka dibangkitkan".
Maksudnya: janganlah saya dan anak cucu saya dimatikan sampai
hari kiamat sehingga saya berkesempatan menggoda Adam dan anak cucunya.

Dan hal ini juga diungkapkan dalam Kitab kejadian:
"Aku akan mengadakan permusuhan antara engkau dan
perempuan ini, antara keturunanmu dan keturunannya;
keturunannya akan meremukkan kepalamu, dan engkau
akan meremukkan tumitnya."
(Kejadian 3:15)

Allah memperingatkan kepada kita (manusia), bahwa iblis dan keturunannya akan menjadi musuh bagi kita. Dan Iblis dan keturunannya berusaha menyesatkan manusia dari jalan yang benar.

Al-A'raaf 7:16

Iblis menjawab: "Karena Engkau telah menghukum saya
tersesat, saya benar-benar akan (menghalang-halangi)
mereka dari jalan Engkau yang lurus,

Al-A'raaf 7:17
kemudian saya akan mendatangi mereka dari muka dan
dari belakang mereka, dari kanan dan dari kiri mereka.
Dan Engkau tidak akan mendapati kebanyakan mereka
bersyukur
(ta'at).

Namun sesuai dengan "janji" iblis sendiri, tidak semua manusia akan disesatkan:

Al-Israa' 17:62
Dia (iblis) berkata: "Terangkanlah kepadaku inikah orangnya
yang Engkau muliakan atas diriku? Sesungguhnya jika Engkau
memberi tangguh kepadaku sampai hari kiamat, niscaya benar-
benar akan aku sesatkan keturunannya, kecuali sebahagian kecil".

Memang, Allah sendiri menentukan bahwa Iblis tidak punya kekuasaan kepada manusia yang beriman akan kehidupan akhirat.

Sabaa' 34:21
Dan tidak adalah kekuasaan iblis terhadap mereka, melainkan
hanyalah agar Kami dapat membedakan siapa yang beriman
kepada adanya kehidupan akhirat dari siapa yang ragu-ragu
tentang itu. Dan Tuhanmu Maha Memelihara segala sesuatu.

Di sini nampak jelas, bahwa pada jaman sekarang, cukup banyak manusia yang mulai tidak mengimani adanya kehidupan akhirat. Dan kepada mereka, iblis punya kekuasaan untuk menyesatkannya. Upaya manusia untuk membuat clonning, menurut saya, adalah suatu langkah untuk membuat manusia seakan menjadi "tuhan" bagi makhluk yang diciptakannya. Dan ini merupakan langkah yang berbahaya. Dan kita tidak tahu, bagaimana upaya alien dalam "meng-gol-kan" undang-undang yang memperbolehkan clonning atau rekayasa genetika lainnya.

Kepercayaan akan kehidupan akhirat, yang menurut saya adalah sebenarnya kehidupan asli Adam di surga (pada dimensi surga), sudah banyak yang luntur. Terutama dari kalangan skeptis yang sulit sekali menerima hal-hal yang bersifat spiritual atau gaib.

Pertanyaannya, apakah ini semua merupakan upaya "penyesatan" yang dilakukan oleh alien? Dan apa saja rencana alien menjelang akhir jaman?

Wahyu 12:9
Dan naga besar itu, si ular tua, yang disebut Iblis atau Satan,
yang menyesatkan seluruh dunia, dilemparkan ke bumi,
bersama sama dengan malaikat-malaikatnya.

Matius 18:7
Celakalah dunia dengan segala penyesatannya:
memang penyesatan harus ada, tetapi celakalah
orang yang mengadakannya.

Shaad 38:82-83
Iblis menjawab: "Demi kekuasaan Engkau aku akan
menyesatkan mereka semuanya, kecuali hamba-hamba-Mu
yang mukhlis di antara mereka."

Shaad 38:85
Sesungguhnya Aku pasti akan memenuhi neraka Jahannam
dengan jenis kamu dan dengan orang-orang yang mengikuti
kamu di antara mereka kesemuanya.

Alien dan manusia di akhir jaman

Mazmur 25:8
TUHAN itu baik dan benar; sebab itu Ia menunjukkan
jalan kepada orang yang sesat.

Bagaimana peran alien di akhir jaman ini? Mungkin hal ini bisa menjawab pertanyaan, mengapa fenomena UFO mulai banyak muncul belakangan ini, khususnya setelah Perang Dunia II? Apakah memang benar mereka datang ke bumi dari luar angkasa karena tertarik ledakan bom atom di Hirosima dan Nagasaki? Ataukah memang ledakan bom itu termasuk yang dinubuatkan oleh para nabi menjelang akhir jaman. Dan yang menarik adalah:

Lalu malaikat yang kelima meniup sangkakalanya,
dan aku melihat sebuah bintang yang jatuh dari langit
keatas bumi, dan kepadanya diberikan anak kunci lobang
jurang maut. Maka dibukanyalah pintu lobang jurang maut itu,
lalu naiklah asap dari lobang itu bagaikan asap tanur besar,
dan matahari dan angkasa menjadi gelap oleh asap lobang itu.
Dan dari asap itu berkeluaranlah belalang-belalang ke atas bumi
dan kepada mereka diberikan kuasa sama seperti kuasa
kalajengking-kalajengking di bumi.
(Wahyu 9:1-3)

Sebelumnya, Yohanes melihat suatu penampakan:
Lalu malaikat yang ketiga meniup sangkakalanya dan jatuhlah
dari langit sebuah bintang besar, menyala-nyalah seperti obor
dan ia menimpa sepertiga dari sungai-sungai dan mata-mata air.
Nama bintang itu ialah Apsintus. Dan sepertiga dari semua air
menjadi Apsintus, dan banyak orang mati karena air itu, sebab
sudah menjadi pahit.
(Wahyu 8:10-11)

Kejadian bintang besar yang jatuh ini sudah terjadi, yaitu terjadi pada tanggal 30 Juni 1908, ketika sebuah meteor besar menhujam ke daerah Siberia (Tunguska) dengan kekuatan 1000 kali bom atom Hirosima, menghancurkan area seluas 2100 Km persegi, dan konon getarannya tercatat sampai di Inggris, Jerman, Washington dan Jakarta.

Oleh karena itu, sangat mungkin sekali (menurut dugaan saya yang bisa saja salah), beberapa peristiwa yang dituliskan dalam kitab Wahyu adalah sudah terjadi. Kejadian seperti peristiwa ledakan di Tunguska memang masih misterius, karena boleh dibilang, selama sejarah kehidupan manusia (ras Adam), belum pernah ada ledakan yang sedemikian dahsyat (1000 kali bom atom Hirosima).

Kembali ke masalah "berkeluaranlah belalang-belalang ke atas bumi", menurut saya inilah alien-alien yang bakal menyerang manusia. Mengapa saya menafsirkan belalang ini sebagai alien, bukannya belalang sebagai binatang belalang yang pada umumnya. Dasarnya adalah, dalam ayat selanjutnya ada tertulis:

Dan rupa belalang belalang itu sama seperti kuda yang
disiapkan untuk peperangan, dan diatas kepala mereka
ada sesuatu yang menyerupai mahkota emas, dan muka
mereka sama seperti muka manusia...
(Wahyu 9:7)

Jelas ini bukan belalang yang umum dan kepada mereka diberi tugas untuk:
Dan kepada mereka dipesankan supaya mereka jangan
merusakkan rumput-rumput di bumi atau tumbuh-tumbuhan
ataupun pohon-pohon, melainkan hanya manusia yang tidak
memakai material Allah di dahinya.
(Wahyu 9:4)

Sumber :
- Nur Agustinus@Beta-UFO
- Special Thx To 666

Alien adalah jin? Banyak orang akan tertawa membaca hal ini. Apakah mungkin jin mengembangkan teknologi UFO? Dan, bukankah UFO atau alien itu datang dari luar angkasa? Coba kalau kita lihat ke arah langit, bukankah begitu banyak bintang di langit. Dan bukankah suatu hal yang mubazir bila di sana tidak ada kehidupan?

Berhubung saya ingin menjelaskan kemungkinan bahwa alien adalah jin, sementara referensi mengenai jin ini sangat terbatas dari Alkitab (Bible), maka ijinkan saya untuk menggunakan AlQuran sebagai dasar referensi saya untuk membahas masalah jin ini.

Kehidupan di bintang lain memang tak dapat dipungkiri. Sebagai halnya kehidupan yang terjadi di bumi adalah karena kehendak Allah. Semua yang ada di alam semesta ini diciptakan oleh Allah.

Al-Baqarah 2:117
Allah Pencipta langit dan bumi, dan bila Dia berkehendak (untuk
menciptakan) sesuatu, maka (cukuplah) Dia hanya mengatakan
kepadanya: "Jadilah!" Lalu jadilah ia.

Asy-Syuura 42:29
Di antara (ayat-ayat) tanda-tanda-Nya ialah menciptakan langit dan bumi
dan makhluk-makhluk yang melata Yang Dia sebarkan pada keduanya. Dan Dia
Maha Kuasa mengumpulkan semuanya apabila dikehendaki-Nya.

Kedua ayat suci dalam Al Quran ini menegaskan bahwa langit dan bumi adalah ciptaan Allah dan dikeduanya, baik di langit dan bumi oleh Allah juga diciptakan makhluk-makhluk melata (makhluk yang berjalan di permukaan tanah) dan menghuni baik di langit (bintang/planet lain) maupun di bumi.

Oleh karena itu, bukankah mungkin saja UFO-UFO yang datang ke bumi ini adalah "makhluk melata" yang berasal dari planet lain (extra terrestrial)? Memang benar. Namun sampai sekarangpun belum bisa dipastikan dari mana mereka (alien) berasal. Bisa saja dari luar angkasa, walau berbagai fakta nampaknya melemahkan teori "extra terrestrial".

Dari kesaksian beberapa korban penculikan oleh aliens serta banyaknya fakta tentang UFO yang meragukan dari sudut pandang ilmiah, menyebabkan orang mulai memikirkan suatu kemungkinan bahwa kalaupun seandainya mereka berasal dari "extra-terrestral" namun berasal dari dimensi lain (other-dimension) atau istilah yang mulai dipakai saat ini adalah "ultra-terrestrial". Isitilah "ultra-terrestrial" ini kalau dalam bahasa Indonesia lebih tepat dinamakan "alam gaib".

Sejauh ini, makhluk gaib yang dikenal manusia ada tiga macam, yaitu:
1. malaikat
2. iblis
3. jin

Mengenai iblis, dari sudut pandangan agama Islam dan Kristen terdapat perbedaan asal usulnya. Menurut doktrin agama Islam, Iblis adalah dari golongan jin yang diciptakan dari api.

Sementara menurut doktrin agama Kristen, iblis semula adalah malaikat namun telah diusir dari surga karena
hendak mendurhakai Allah.
Penjelasan bahwa iblis adalah dari golongan jin adalah:

Al-A'raaf 7:12

Allah berfirman: "Apakah yang menghalangimu untuk bersujud
(kepada Adam) di waktu Aku menyuruhmu?" Menjawab iblis "Saya lebih
baik daripadanya: Engkau ciptakan saya dari api sedang dia Engkau
ciptakan dari tanah".

Al-Hijr 15:27
Dan Kami telah menciptakan jin sebelum (Adam) dari api
yang sangat panas.

Persamaan bahwa baik jin dan iblis diciptakan dari api, menunjukkan atau menyimpulkan bahwa iblis adalah dari golongan jin.

Saya tidak mempersoalkan perbedaan asal usul iblis, namun saat ini, antara malaikat dan iblis merupakan entity yang berbeda. Malaikat adalah makhluk yang beriman kepada Allah serta senantiasa bertasbih dengan memuji Allah. Malaikat tidak memiliki kehendak bebas "free will", mereka hanya menjalankan apa yang menjadi perintah Allah. Berbeda dengan malaikat, iblis dan demikian juga jin (termasuk manusia) memiliki kehendak bebas (free will). Memiliki kehendak bebas (free will) berarti mempunyai nafsu. Kehendak iblis adalah menyesatkan manusia. Apakah iblis bisa berketurunan?

Al-Kahfi 18:51
Aku tidak menghadirkan mereka (iblis dan anak cucunya) untuk menyaksikan
penciptaan langit dan bumi dan tidak (pula) penciptaan diri mereka
sendiri; dan tidaklah Aku mengambil orang-orang yang menyesatkan itu
sebagai penolong.

Menurut kepercayaan, jin berumur panjang dan memiliki kehidupan seperti manusia namun berada di dalam dimensi yang lain. Jin mampu berketurunan dan di antara mereka ada jin yang baik dan ada juga jin yang jahat. Menurut pendapat saya, yang dimaksud dengan jin ini dalam Alkitab adalah "roh jahat". Di sini dikatakan sebagai roh jahat adalah karena merupakan jin yang jahat. Walau demikian, bisa saja pengertian "roh jahat" ini ditafsirkan sebagai iblis secara langsung atau setan.

Kembali kepada pertanyaan, benarkah Alien sebenarnya adalah Jin? Sebenarnya hal ini sangat mungkin sekali. Di hampir semua masyarakat di dunia, memiliki kepercayaan akan adanya makhluk gaib atau "spiritual beings". Memang, kepercayaan terhadap hal seperti ini lebih banyak dijumpai pada masyarakat tradisional daripada masyarakat modern. Misalnya, di Indonesia dikenal adanya jin, tuyul, kuntilanak, dan lain sebagainya. Orang Indian di daratan Amerika juga mempercayai adanya makhluk-makhluk halus berupa roh yang menjaga dan juga kadang ada yang mengganggu.

Sebelum menjawab pertanyaan, apakah alien adalah jin, sebenarnya perlu dipertanyakan terlebih dahulu kepada diri kita masing-masing, apakah kita percaya pada adanya makhluk hidup yang berada di dimensi lain atau yang sering kita sebut sebagai alam gaib? Dan dimensi lain itu, menurut kepercayaan banyak orang, sebenarnya juga berada di bumi ini.

Bagi orang yang skeptis, tentunya tidak mudah untuk mempercayai makhluk gaib. Dan juga mereka tidak akan bisa menerima penjelasan dari sudut pandang agama. Mereka membutuhkan suatu penjelasan atau bukti-bukti yang benar-benar ilmiah, fisikal dan dapat dirumuskan secara pasti.

Dasar Pemikiran Alien adalah Jin
Bila kita mempercayai adanya jin atau makhluk halus, maka kita akan bertanya, di manakah mereka berada. Menurut kepercayaan, jin adalah makhluk yang menghuni bumi dan diciptakan sebelum Adam.

Al-Hijr 15:27
Dan Kami telah menciptakan jin sebelum (Adam) dari api yang sangat panas.
Apa tujuan Allah menciptakan jin?

Adz-Dzaariyaat 51:56

Dan aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka
mengabdi kepada-Ku.

Namun pada prakteknya, di jaman dahulu (dan juga masa kini), ada manusia
yang menyembah jin.

Sabaa' 34:41

Malaikat-malaikat itu menjawab: "Maha Suci Engkau. Engkaulah pelin-
dung kami, bukan mereka; bahkan mereka telah menyembah jin; ke-
banyakan mereka beriman kepada jin itu".

Apakah jin mampu mengembangkan teknologi luar angkasa?

Al-Rahmaan 55:33
Hai jama'ah jin dan manusia, jika kamu sanggup menembus
(melintasi) penjuru langit dan bumi, maka lintasilah, kamu tidak
dapat menembusnya kecuali dengan kekuatan.

Di sini kita bisa melihat bahwa hakekat jin sebenarnya tidak berbeda dengan manusia. Keduanya adalah makhluk ciptaan Allah, keduanya mampu berketurunan dan bisa mati (hanya saja jin umurnya lebih panjang dan khusus untuk iblis waktu kematiannya ditangguhkan hingga akhir jaman), keduanya membutuhkan kekuatan (teknologi) untuk menembus langit dan bumi. Di sini ada suatu pemikiran, bahwa menembus (melintasi) penjuru langit dan bumi ini, sebenarnya bisa juga diartikan sebagai menembus ke dimensi lain, yaitu dimensi langit dan dimensi bumi (manusia).

Menurut cerita beberapa orang yang mengaku bertemu dengan jin, maka kita bisa menyimpulkan bahwa beberapa jin (tidak semua), memiliki kemampuan untuk masuk ke dimensi manusia. Dan menurut pengalaman beberapa paranormal yang mengaku dapat berjalan-jalan ke alam jin, menunjukkan bahwa manusia juga dapat masuk ke dimensi jin.

Dan bila hal ini memang benar, bahwa jin bisa memasuki dimensi manusia, maka bisa saja kehadiran mereka itu dianggap alien oleh manusia. Dan karena mereka adalah makhluk yang asing dan aneh, sementara orang mungkin tidak berpikir akan adanya kemungkinan kehidupan di dimensi lain, maka alien itu akan dianggap berasal dari planet lain.

Beberapa korban kasus alien abduction menceritakan bahwa mereka melihat alien menembus tembok, tiba-tiba muncul dan menghilang, menunjukkan bahwa gejala seperti itu tidak berbeda dengan fenomena pemunculan jin. Persoalannya, menurut saya, jin juga mengalami perkembangan teknologi dan kebudayaan. Seperti halnya manusia, perkembangan teknologi di antara negara berbeda-beda. Ada yang masih memakai tombak, tapi ada juga yang sudah pakai rudal. Demikian juga bangsa jin, menurut saya, bisa saja jin yang ada di Indonesia, berbeda dengan jin yang ada di Eropa atau Amerika, misalnya.

Banyak ahli psikoterapis yang menangani kasus alien abduction akhirnya berkesimpulan bahwa alien yang menculik manusia merupakan suatu pekerjaan dari "spiritual beings" atau makhluk halus. Ini menjelaskan kenapa ada yang diculik pada jam 09.00 dan dikembalikan jam 09.00 juga. Padahal mereka merasa berjam-jam ketika diculik. Bahkan ada kasus yang unik, korban penculikan diambil jam 9.00 namun dikembalikan jam 7.00. Jadi, kasus-kasus seperti ini merupakan kasus perpindahan dimensi, di mana dimensi waktu kita bisa saja berbeda dengan waktu di dimensi lain.

Menurut kepercayaan, bentuk dan macam jin beraneka ragam, salah satunya adalah jin yang dapat terbang. Apakah mereka ini yang dimaksud dengan UFO? Dan apakah ini ada kaitannya dengan ayat dalam Surat Paulus kepada jemaat di Efesus: "karena perjuangan kita bukanlah melawan darah dan daging, tetapi melawan pemerintah-pemerintah, melawan penguasa-penguasa, melawan penghulu-penghulu dunia yang gelap ini, melawan roh-roh jahat di udara." (Ef 6:12)

Sumber :
- Nur Agustinus@Beta-UFO
- Special Thx To 666